Surat untuk buruh - I

Bergemuruh langkah triliunan semangat
Sonsong fajar demi selembar kertas
Acuhkan peluh ...
Acuhkan penat ...
Acuhkan cela ...
Halalan toyyiba demi sebuah kertas menuju surga

Wah wah, lengan mengayuh tiada henti
Tarian jemari kian gemulai
Kepalkan semangat se-nyalanya si jago merah
Hai para pekerja, ikhlaskan letih sucikan niat dan mulailah membuka mata ...

Merah biru hijau lembaran nilai usaha
Bukanlah tolak ukur untuk pengertian sebuah pencapaian..
Dengan hati menyatu padu dalam berkarya
Sukses se-hakiki lalu akan datang menyapa..

Demonstrasi bukan jawaban
Jawaban dari kelayakan dan kesejahteraan
Pribumi perlahan kehilangan tempat
Martabat bangsa perlahan terpudarkan

Bullshit..!! "Kami menolak upah murah"..!
Kuda besi yang ditunggangi dari manakah asalnya.??
Yes..!! Benar "Outsourshing" penjajah bangsa..hapuskan.!

Komentar

Postingan Populer